- Baca buku, temukan pencerahan… atau justru kebingungan! 📚😂 | Koleksi terbaru sudah tersedia, buruan sebelum kehabisan! 🚀📖 | Penerbit Buku Halah: Mencerahkan atau menyesatkan? Halah… 😆 | Diskon spesial untuk buku pilihan, cek sekarang! 💥📕 | Mau baca buku yang beda dari yang lain? Di sini tempatnya! 🔥" Jika ada gaya tertentu yang ingin Tuanku tambahkan, silakan beri tahu! 😁
Kabupaten Semarang Menari: Rayakan Hari Tari Dunia dengan Pagelaran Seni dan Sarasehan Budaya

DALAM rangka memperingati Hari Tari Dunia yang jatuh pada tanggal 29 April, Lembaga Kesenian Kabupaten Semarang dengan bangga mempersembahkan acara bertajuk “Kabupaten Semarang Menari”, yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bergas Lor, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.
Acara ini menjadi wujud nyata apresiasi terhadap kekayaan seni tari di Kabupaten Semarang sekaligus ajang untuk merayakan keberagaman budaya melalui gerak dan irama. Sejak siang hingga malam hari, pengunjung akan disuguhkan berbagai pagelaran seni tari yang menampilkan penari-penari lokal dari berbagai sanggar dan komunitas seni yang ada di wilayah Kabupaten Semarang.
Tak hanya pertunjukan tari, “Kabupaten Semarang Menari” juga menyajikan sarasehan budaya yang menghadirkan dua narasumber, yakni:
• Bramantyo Agus Saputra, Ketua Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Kabupaten Semarang sekaligus Pamong Budaya
• Ino Sanjaya, seniman dan pelaku seni tari yang aktif mengembangkan kebudayaan lokal
Sarasehan yang dimoderatori oleh Sarwoto Dower ini akan menjadi ruang diskusi terbuka mengenai peran seni tari dalam memperkuat identitas budaya serta tantangan dan harapan ke depan bagi pelestarian seni tradisi pada era modern.
Ketua Lembaga Kesenian Kabupaten Semarang, Pujianto menyatakan, “Kami ingin menjadikan Hari Tari Dunia ini sebagai momentum untuk memperkuat jejaring antar pelaku seni, membangun semangat kolaborasi, dan menghidupkan ruang-ruang publik sebagai panggung seni masyarakat.”
Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang apresiasi, edukasi, dan refleksi bersama terhadap kekayaan budaya yang kita miliki.
Mari bersama-sama menari dan merayakan semangat kebudayaan Kabupaten Semarang!(*)
Kabupaten Semarang Menari: Rayakan Hari Tari Dunia dengan Pagelaran Seni dan Sarasehan Budaya
Peluncuran “Ibu Tidak Mengetuk Pintu” karya Sinta Pramucitra
Diposting oleh adminSEMARANG – Sebuah kumpulan puisi diluncurkan pada akhir pekan lalu (Jumat, 18/7/2025). Buku tersebut berjudul Ibu Tidak Mengetuk Pintu dan ditulis oleh Sinta Pramucitra. Bagi penulis, itu adalah buku kumpulan puisinya yang pertama. Selain diskusi, acara kemarin dimeriahkan dengan pembacaan puisi, penyampaian dongeng, dan penampilan musik. Pembicara pada sesi diskusi, Lucky Ade Sessiani MPsi mengungkapkan,…
SelengkapnyaKabupaten Semarang Menari: Rayakan Hari Tari Dunia dengan Pagelaran Seni dan Sarasehan Budaya
Diposting oleh adminDALAM rangka memperingati Hari Tari Dunia yang jatuh pada tanggal 29 April, Lembaga Kesenian Kabupaten Semarang dengan bangga mempersembahkan acara bertajuk “Kabupaten Semarang Menari”, yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bergas Lor, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Acara ini menjadi wujud nyata apresiasi terhadap kekayaan seni tari di Kabupaten Semarang sekaligus ajang untuk merayakan keberagaman…
SelengkapnyaAda Apa dengan PGP?
Penulis : Anik Purwati, Aninda Apriliana Hasan, Anis Listiani, Asri Ulfah Wulan Sari, Carito, Duwi Purwanti, Elvira Mardichan, Happy Ages Kristanto, Hariyono, Ika Eryanti, Jessica Dalila, Laely Ngaenatul Wardah Isnaeni, Mustamin, Reni Juliani, Retno Wulaningrum, Rifqi Adli Rizqullah, Siti Nur’aisa Mansur, Stephanie Prisca Dewi, Wiwin Hidayati, Zontrisman Editor: Adhitia Armitrianto 292+12 halaman Soft Cover
*Harga Hubungi CSPanggung dan Cermin Laku
Buku esai karya Teguh Satriyo, S.Pd., M.Si., M.Pd. serta Prof. Dr. Harjito, M.Hum. dan Dr. Nazla Maharani Umaya, S.S., M.Hum. Buku ini mengupas naskah drama Nyi Panggung yang ditulis Eko Tunas.
*Harga Hubungi CSDari pada hingga tanpa
Sebuah perjalanan kata yang mengalir bebas, mengajak pembaca menyelami makna di balik setiap pilihan, kehilangan, dan kemungkinan. “Daripada Hingga Tanpa” bukan sekadar kumpulan tulisan, tetapi refleksi atas hidup, cinta, dan absurditas yang menyertainya. Dengan gaya bahasa yang lugas namun penuh renungan, buku ini mengajak Anda melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda—dari apa yang ada,…
*Harga Hubungi CSDilema monolog dan bahasa yang riang
Dalam “Dilema Monolog dan Bahasa yang Riang”, pembaca diajak untuk merenung dalam keramaian dan kesunyian sekaligus. Buku ini menyajikan monolog-monolog yang penuh pertanyaan, kebingungan, serta pencarian makna hidup, namun disampaikan dengan bahasa yang ringan, riang, dan penuh ironi. Sebuah karya yang menggabungkan kegetiran dan kelucuan, menghadirkan pemikiran yang dalam dengan cara yang menghibur. Bacaan yang…
*Harga Hubungi CSIbu Tidak Mengetuk Pintu
Puisi-Puisi Pramucitra Halaman : 60+12 Terbit : Juli 2025
*Harga Hubungi CSSosiologi cyber
“Sosiologi Cyber” menyelami dunia digital yang semakin mendominasi kehidupan kita. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami dampak sosial dari perkembangan teknologi dan internet dalam masyarakat. Dengan pendekatan sosiologi, “Sosiologi Cyber” mengungkap hubungan antara individu, komunitas, dan platform online, serta bagaimana perilaku manusia terbentuk di dunia maya. Sebuah karya yang mendalam, membahas fenomena sosial di dunia…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.