- Baca buku, temukan pencerahan… atau justru kebingungan! 📚😂 | Koleksi terbaru sudah tersedia, buruan sebelum kehabisan! 🚀📖 | Penerbit Buku Halah: Mencerahkan atau menyesatkan? Halah… 😆 | Diskon spesial untuk buku pilihan, cek sekarang! 💥📕 | Mau baca buku yang beda dari yang lain? Di sini tempatnya! 🔥" Jika ada gaya tertentu yang ingin Tuanku tambahkan, silakan beri tahu! 😁
Peluncuran “Ibu Tidak Mengetuk Pintu” karya Sinta Pramucitra

SEMARANG – Sebuah kumpulan puisi diluncurkan pada akhir pekan lalu (Jumat, 18/7/2025). Buku tersebut berjudul Ibu Tidak Mengetuk Pintu dan ditulis oleh Sinta Pramucitra. Bagi penulis, itu adalah buku kumpulan puisinya yang pertama.
Selain diskusi, acara kemarin dimeriahkan dengan pembacaan puisi, penyampaian dongeng, dan penampilan musik.
Pembicara pada sesi diskusi, Lucky Ade Sessiani MPsi mengungkapkan, buku tersebut menunjukkan perasaan seorang ibu pada anak-anaknya.
“Seriap orang punya kebutuhan emosi. Kebutuhan itu harus disalurkan, dengan cara yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhannya,” ujar psikolog yang mengajar di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo tersebut.
Buku Ibu Tidak Mengetuk Pintu hadir dalam dua bahasa. Penerjemahan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dilakukan oleh Kahar DP dari Tim Kerja Penerjemahan Balai Bahasa Jawa Tengah.
“Terus terang kami harus berhati-hati dalam menerjemahkan buku ini. Penerjemahan puisi tentu beda dengan penerjemahan teks biasa. Ada rasa yang harus turut serta. Dan puisi-puisi Sinta sangat dalam serta penuh perasaan. Karena itu, kami sangat berhati-hati,” terang Kahar pada diskusi yang dipandu oleh pengurus Dewan Kesenian Semarang, Tegsa Teguh Satriyo.
Sementara Sinta mengatakan bila puisi-puisi tersebut ditulis pada 2019-2021. Periode itu disebutnya sebagai masa survival.
“Semoga buku ini bisa menjadi ruang pulang, bagi siapa saja. Juga menjadi jeda, tempat pembaca berhenti sejenak, menyeduh batin yang hangat, serta barangkali mengingat Ibu,” ujarnya.
Pada acara yang didukung oleh Dewan Kesenian Semarang dan PKBI Jawa Tengah itu, Sinta membaca dua puisi diiringi petikan gitar dari musisi Pohon Sarjono. Turut tampil pula pendongeng Kak Slam dan penulis serta musisi Muhamamd Munawwir.(*)
Peluncuran “Ibu Tidak Mengetuk Pintu” karya Sinta Pramucitra
Kabupaten Semarang Menari: Rayakan Hari Tari Dunia dengan Pagelaran Seni dan Sarasehan Budaya
Diposting oleh adminDALAM rangka memperingati Hari Tari Dunia yang jatuh pada tanggal 29 April, Lembaga Kesenian Kabupaten Semarang dengan bangga mempersembahkan acara bertajuk “Kabupaten Semarang Menari”, yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bergas Lor, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Acara ini menjadi wujud nyata apresiasi terhadap kekayaan seni tari di Kabupaten Semarang sekaligus ajang untuk merayakan keberagaman…
SelengkapnyaPeluncuran “Ibu Tidak Mengetuk Pintu” karya Sinta Pramucitra
Diposting oleh adminSEMARANG – Sebuah kumpulan puisi diluncurkan pada akhir pekan lalu (Jumat, 18/7/2025). Buku tersebut berjudul Ibu Tidak Mengetuk Pintu dan ditulis oleh Sinta Pramucitra. Bagi penulis, itu adalah buku kumpulan puisinya yang pertama. Selain diskusi, acara kemarin dimeriahkan dengan pembacaan puisi, penyampaian dongeng, dan penampilan musik. Pembicara pada sesi diskusi, Lucky Ade Sessiani MPsi mengungkapkan,…
SelengkapnyaKumpulan puisi perjalanan
Sebuah perjalanan bukan hanya tentang langkah, tetapi juga tentang rasa, kenangan, dan makna yang tertinggal. Dalam buku ini, Wiwin Sri Winarni merangkai puisi-puisi yang menggambarkan jejak perjalanan—baik fisik maupun batin. Setiap baitnya menghadirkan kehangatan nostalgia, keindahan alam, serta refleksi kehidupan yang mendalam. Sebuah bacaan yang mengajak Anda berkelana dalam kata dan makna. 📖✨
*Harga Hubungi CSDilema monolog dan bahasa yang riang
Dalam “Dilema Monolog dan Bahasa yang Riang”, pembaca diajak untuk merenung dalam keramaian dan kesunyian sekaligus. Buku ini menyajikan monolog-monolog yang penuh pertanyaan, kebingungan, serta pencarian makna hidup, namun disampaikan dengan bahasa yang ringan, riang, dan penuh ironi. Sebuah karya yang menggabungkan kegetiran dan kelucuan, menghadirkan pemikiran yang dalam dengan cara yang menghibur. Bacaan yang…
*Harga Hubungi CSIbu Tidak Mengetuk Pintu
Puisi-Puisi Pramucitra Halaman : 60+12 Terbit : Juli 2025
*Harga Hubungi CSSosiologi cyber
“Sosiologi Cyber” menyelami dunia digital yang semakin mendominasi kehidupan kita. Buku ini mengajak pembaca untuk memahami dampak sosial dari perkembangan teknologi dan internet dalam masyarakat. Dengan pendekatan sosiologi, “Sosiologi Cyber” mengungkap hubungan antara individu, komunitas, dan platform online, serta bagaimana perilaku manusia terbentuk di dunia maya. Sebuah karya yang mendalam, membahas fenomena sosial di dunia…
*Harga Hubungi CSSyair sang penari – kumpulan puisi anik purwati
Dalam “Syair Sang Penari”, Anik Purwati merangkai puisi-puisi yang indah dan penuh emosi, menggambarkan perjalanan batin dan seni dalam setiap langkah. Buku ini mengajak pembaca untuk merasakan keindahan gerakan yang bukan hanya terlihat, tetapi juga terasa dalam kata-kata. Dengan bahasa yang penuh seni, “Syair Sang Penari” adalah sebuah perpaduan antara puisi dan tarian, mengungkapkan kegembiraan,…
*Harga Hubungi CSDari pada hingga tanpa
Sebuah perjalanan kata yang mengalir bebas, mengajak pembaca menyelami makna di balik setiap pilihan, kehilangan, dan kemungkinan. “Daripada Hingga Tanpa” bukan sekadar kumpulan tulisan, tetapi refleksi atas hidup, cinta, dan absurditas yang menyertainya. Dengan gaya bahasa yang lugas namun penuh renungan, buku ini mengajak Anda melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda—dari apa yang ada,…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, jadilah yang pertama memberikan komentar.